
Jakarta, TitikNalar – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bersepakat meningkatkan kerja sama dalam rangka memperkuat ekosistem penelitian dan pendidikan tinggi di Indonesia.
Hal ini ditandai dengan penandatanganan dua naskah kerja sama program kolaborasi yang bersumber dari pendanaan Abadi Perguruan Tinggi (DAPT) dan Dana Abadi Penelitian (DAPL) pada 16 Mei 2025.
“Saya sangat berterima kasih dan bangga atas kerja sama luar biasa antara seluruh tim LPDP dan Kemdiktisaintek. Kami bekerja keras untuk mendukung AstaCita Presiden Prabowo, khususnya dalam pengembangan SDM dan iptek,” kata Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie pada keterangan di Jakarta, Minggu.
Stella menekankan anggaran negara harus digunakan secara efisien untuk pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi di seluruh perguruan tinggi dan pusat penelitian di Tanah Air.
Ia menggarisbawahi kerja sama ini akan memperkuat program-program prioritas nasional, seperti ketahanan pangan, ketahanan energi, dan hilirisasi industri, melalui skema pendanaan penelitian dan inovasi.
“Dengan pendanaan ini kita bisa mengakselerasi Program Kampus Berdampak dan strategi grand call riset yang holistik demi membangun Indonesia ke depan,” ujarnya.
Sementara Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdiktisaintek Togar M. Simatupang menjelaskan dua kerja sama ini mencakup DAPT dengan perundingan alokasi anggaran sebesar Rp929 miliar untuk 14 program baru, guna memperkuat ekosistem perguruan tinggi untuk meningkatkan peringkat kelas dunia.
Di samping itu terdapat pula DAPL dengan total anggaran hampir mencapai Rp1 triliun untuk mendukung riset universitas generasi 4.0.
“Ini langkah formal dan strategi dalam mendukung pencapaian Indonesia maju. Kita merancang landasan yang kuat untuk meningkatkan peringkat universitas serta lahirnya riset-riset unggulan di bidang prioritas nasional,” tutur Togar.
Direktur Utama LPDP Andin Hadiyanto menyampaikan program ini bukan hanya soal pendanaan, tetapi bentuk investasi negara terhadap masa depan bangsa.
“Kami ingin memastikan dana abadi ini dibelanjakan secara tepat sasaran, dengan tata kelola terbaik dan berorientasi pada hasil. Kolaborasi dengan Kemdiktisaintek menjadi contoh strategi sinergi untuk mendukung transformasi pendidikan tinggi dan riset Indonesia,” ucap Andin.
Sumber : ANTARA, 18 Mei 2025, https://m.antaranews.com/berita/4841057/kemdiktisaintek-lpdp-perkuat-kolaborasi-riset-dan-pendidikan-tinggi?utm_source=antaranews&utm_medium=mobile&utm_campaign=latest_category
No Comments