
BANGKINANG, TitikNalar – Kepolisian Resor (Polres) Kampar menunjukkan performa positif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sepanjang tahun 2025. Berdasarkan rilis akhir tahun yang digelar di Aula Sanika Satyawada, tren kriminalitas di wilayah hukum Polres Kampar tercatat menurun, sementara angka penyelesaian kasus (clearance rate) justru mengalami peningkatan signifikan.

Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan S., mengungkapkan bahwa jumlah tindak pidana selama 2025 tercatat sebanyak 2.367 kejadian. Angka ini turun sebanyak 81 kasus dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 2.448 kejadian.
“Alhamdulillah, angka kriminalitas secara umum menurun. Namun yang lebih membanggakan adalah peningkatan penyelesaian kasus. Jika tahun 2024 kami menyelesaikan 1.447 kasus, tahun 2025 ini meningkat menjadi 1.788 kasus atau naik 341 kasus,” ujar AKBP Boby dalam paparan yang didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kampar.

Komitmen Berantas Narkoba
Meski angka kriminalitas umum menurun, kasus narkotika masih menjadi tantangan serius. Polres Kampar mencatat kenaikan jumlah tersangka narkoba dari 360 orang pada 2024 menjadi 438 tersangka pada 2025.
Kapolres menegaskan bahwa pemberantasan barang haram tersebut tetap menjadi prioritas utama demi menyelamatkan generasi muda di Kabupaten Kampar. Selain narkoba, kasus-kasus yang menonjol sepanjang tahun ini meliputi pencurian dengan pemberatan (curat), pencabulan, dan pembunuhan.
Lalu Lintas: Kesadaran Masyarakat Meningkat
Beralih ke sektor lalu lintas, Polres Kampar membawa kabar baik terkait penurunan angka fatalitas di jalan raya. Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas terpantau menurun sepanjang 2025.
Selain itu, jumlah pelanggaran lalu lintas juga turun tajam dari 11.494 pelanggaran pada 2024 menjadi 8.682 pelanggaran pada 2025. Kapolres menilai hal ini sebagai keberhasilan dari penguatan fungsi edukasi.

“Penurunan ini adalah buah dari optimalisasi pendekatan preemtif dan preventif. Kami lebih mengedepankan edukasi langsung kepada masyarakat agar sadar hukum daripada sekadar penegakan,” imbuhnya.
Menutup rilis tersebut, AKBP Boby Putra Ramadhan berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat terus diperkuat demi menciptakan situasi Kampar yang semakin kondusif di tahun-tahun mendatang.
No Comments