{"id":111,"date":"2025-04-27T07:28:38","date_gmt":"2025-04-27T07:28:38","guid":{"rendered":"https:\/\/titiknalar.com\/?p=111"},"modified":"2025-05-04T11:20:56","modified_gmt":"2025-05-04T11:20:56","slug":"diskes-pekanbaru-imbau-masyarakat-waspadai-dbd-tercatat-ada-351-kasus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/2025\/04\/27\/diskes-pekanbaru-imbau-masyarakat-waspadai-dbd-tercatat-ada-351-kasus\/","title":{"rendered":"Diskes Pekanbaru Imbau Masyarakat Waspadai DBD, Tercatat Ada 351 Kasus"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">PEKANBARU, <\/span><\/span><strong><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">TitikNalar<\/span><\/span><\/strong><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"> &#8211; Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD) ditengah kondisi cuaca saat ini.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Tercatat dari bulan Januari, hingga akhir April 2025 saat ini sudah ada 351 kasus DBD. Kasus ini menyebar di 15 kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">\u201cKecamatan Payung Sekaki menjadi yang tertinggi, dengan jumlah 43 kasus sampai hari ini,\u201d kata Plt Kepala Diskes Kota Pekanbaru, dr Fira Septiyanti, Minggu (27\/4).<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Menurutnya, dari ratusan kasus yang tercatat sebagian besar pasien sudah sembuh. Pasiennya mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Meningkatnya kasus DBD disebabkan salah satunya karena faktor cuaca, pelestarian musim penghujan.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Dokter Fira menyebut, memikirkan untuk pencegahan DBD telah melakukan penyuluhan kepada masyarakat.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Ia mengimbau, masyarakat agar bisa menyikapi kondisi cuaca saat ini dalam upaya mencegah terjadinya kasus DBD.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">\u201cPertama, jika warga yang demam dalam 3 hari tidak turun, segera berobat ke dokter\/puskesmas\/klinik\/rumah sakit terdekat,\u201d ucapnya.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Kedua, lakukan pencegahan penularan dengan mengendalikan vektor nyamuk Aedes Aegypti dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang terdiri dari menguras bak mandi 1 kali seminggu, menutup tempat penampungan udara, mengubur barang bekas yang berpotensi menampung air hujan plus menghindari gigitan nyamuk.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">\u201cTerakhir, dilakukan gerakan 1 Rumah atau Gedung 1 Jumantik untuk memastikan di lingkungan rumah, dan kantor tidak ada jentik termasuk fasilitas umum lainnya,\u201d tutupnya.<\/span><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PEKANBARU, TitikNalar &#8211; Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD) ditengah kondisi cuaca saat ini. Tercatat dari bulan Januari, hingga akhir April 2025 saat ini sudah ada 351 kasus DBD. Kasus ini menyebar di 15 kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru. \u201cKecamatan Payung Sekaki menjadi yang tertinggi, dengan jumlah 43 kasus sampai hari ini,\u201d kata Plt Kepala Diskes Kota Pekanbaru, dr Fira Septiyanti, Minggu (27\/4). Menurutnya, dari ratusan kasus yang tercatat sebagian besar pasien sudah sembuh. Pasiennya mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Meningkatnya kasus DBD disebabkan salah satunya karena faktor cuaca, pelestarian musim penghujan. Dokter Fira menyebut, memikirkan untuk pencegahan DBD telah melakukan penyuluhan kepada masyarakat. Ia mengimbau, masyarakat agar bisa menyikapi kondisi cuaca saat ini dalam upaya mencegah terjadinya kasus DBD. \u201cPertama, jika warga yang demam dalam 3 hari tidak turun, segera berobat ke dokter\/puskesmas\/klinik\/rumah sakit terdekat,\u201d ucapnya. Kedua, lakukan pencegahan penularan dengan mengendalikan vektor nyamuk Aedes Aegypti dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang terdiri dari menguras bak mandi 1 kali seminggu, menutup tempat penampungan udara, mengubur barang bekas yang berpotensi menampung air hujan plus menghindari gigitan nyamuk. \u201cTerakhir, dilakukan gerakan 1 Rumah atau Gedung 1 Jumantik untuk memastikan di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":112,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,16],"tags":[],"class_list":["post-111","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-daerah","category-pekanbaru"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=111"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":459,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111\/revisions\/459"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/112"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=111"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=111"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=111"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}