{"id":130,"date":"2025-04-29T11:28:57","date_gmt":"2025-04-29T11:28:57","guid":{"rendered":"https:\/\/titiknalar.com\/?p=130"},"modified":"2025-05-04T11:18:16","modified_gmt":"2025-05-04T11:18:16","slug":"polda-riau-tangkap-kurir-narkoba-jaringan-internasional-dengan-barang-bukti-128-kg-sabu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/2025\/04\/29\/polda-riau-tangkap-kurir-narkoba-jaringan-internasional-dengan-barang-bukti-128-kg-sabu\/","title":{"rendered":"Polda Riau Tangkap Kurir Narkoba Jaringan Internasional, dengan barang bukti 12,8 Kg Sabu"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">PEKANBARU, <\/span><\/span><strong><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">TitikNalar<\/span><\/span><\/strong><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"> &#8211; Kepolisian Daerah (Polda) Riau melalui Subdit II Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 12.826 kilogram. Barang haram tersebut dijadwalkan akan dikirim dari Pekanbaru menuju Surabaya, Jawa Timur.<\/span><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Pengungkapan kasus ini terjadi pada 21 April 2025 di salah satu ruas jalan di Kota Pekanbaru. Polisi pengamanan seorang tersangka berinisial H (40), yang diketahui berperan sebagai kurir jaringan narkoba internasional.<\/span><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Awalnya kami mendapat informasi akan ada pengiriman 13 paket besar narkoba jenis sabu yang melintas di Pekanbaru.Setelah dilakukan penyitaan dan penimbangan, beratnya mencapai 12,8 kilogram, kata Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira, Senin (28\/4\/2025).<\/span><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Dari hasil pemeriksaan, H mengaku telah dua kali menjadi kurir sabu. Ia mengizinkan upah sebesar Rp150 juta apabila berhasil mengantarkan paket sabu tersebut ke pemesan di Surabaya.<\/span><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">&#8220;Tersangka H ini bukan pemain baru. Pertama dia berhasil, tapi untuk yang kedua ini kami berhasil gagal,&#8221; terang Putu Yudha.<\/span><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Diketahui dikendalikan oleh seorang pengontrol jaringan narkoba asal Malaysia. Modus operandi yang digunakan cukup rapi, dengan memanfaatkan jalur laut dan darat.<\/span><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">&#8220;Tersangka melakukan perjalanan dari Indonesia ke Singapura, kemudian ke Malaysia. Dari Malaysia melintasi ke Pulau Rupat dan melanjutkan perjalanan darat ke Pekanbaru menggunakan bus,&#8221; ungkapnya.<\/span><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Dalam pengembangan kasus, polisi juga menetapkan satu orang berinisial N sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). <\/span><\/span><br \/>\n<span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">N diduga kuat sebagai penerima paket sabu di Surabaya.<\/span><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">\u201cKami melakukan teknik control delivery untuk mengetahui siapa receiver barang di sana. Identitas receiver sudah kami kantongi dan sedang dalam kasur,\u201d beber Putu Yudha.<\/span><\/span><\/p>\n<div align=\"left\">\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">N diduga kuat sebagai penerima paket sabu di Surabaya.<\/span><\/span><\/p>\n<\/div>\n<div align=\"left\">\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">\u201cKami melakukan teknik control delivery untuk mengetahui siapa receiver barang di sana. Identitas receiver sudah kami kantongi dan sedang dalam kasur,\u201d beber Putu Yudha.<\/span><\/span><\/p>\n<\/div>\n<div align=\"left\">\n<p dir=\"ltr\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Atas perbuatannya, H dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup.<\/span><\/span><\/p>\n<\/div>\n<p dir=\"ltr\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PEKANBARU, TitikNalar &#8211; Kepolisian Daerah (Polda) Riau melalui Subdit II Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 12.826 kilogram. Barang haram tersebut dijadwalkan akan dikirim dari Pekanbaru menuju Surabaya, Jawa Timur. Pengungkapan kasus ini terjadi pada 21 April 2025 di salah satu ruas jalan di Kota Pekanbaru. Polisi pengamanan seorang tersangka berinisial H (40), yang diketahui berperan sebagai kurir jaringan narkoba internasional. Awalnya kami mendapat informasi akan ada pengiriman 13 paket besar narkoba jenis sabu yang melintas di Pekanbaru.Setelah dilakukan penyitaan dan penimbangan, beratnya mencapai 12,8 kilogram, kata Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira, Senin (28\/4\/2025). Dari hasil pemeriksaan, H mengaku telah dua kali menjadi kurir sabu. Ia mengizinkan upah sebesar Rp150 juta apabila berhasil mengantarkan paket sabu tersebut ke pemesan di Surabaya. &#8220;Tersangka H ini bukan pemain baru. Pertama dia berhasil, tapi untuk yang kedua ini kami berhasil gagal,&#8221; terang Putu Yudha. Diketahui dikendalikan oleh seorang pengontrol jaringan narkoba asal Malaysia. Modus operandi yang digunakan cukup rapi, dengan memanfaatkan jalur laut dan darat. &#8220;Tersangka melakukan perjalanan dari Indonesia ke Singapura, kemudian ke Malaysia. Dari Malaysia melintasi ke Pulau Rupat dan melanjutkan perjalanan darat ke Pekanbaru menggunakan bus,&#8221; ungkapnya. Dalam pengembangan kasus, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":131,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,16],"tags":[],"class_list":["post-130","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-daerah","category-pekanbaru"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/130","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=130"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/130\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":453,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/130\/revisions\/453"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/131"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=130"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=130"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=130"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}