{"id":1522,"date":"2025-07-10T08:47:57","date_gmt":"2025-07-10T08:47:57","guid":{"rendered":"https:\/\/titiknalar.com\/?p=1522"},"modified":"2025-07-10T08:48:03","modified_gmt":"2025-07-10T08:48:03","slug":"kemendikdasmen-tampilkan-karya-pkw-tekun-tenun-meriahkan-hut-dekranas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/2025\/07\/10\/kemendikdasmen-tampilkan-karya-pkw-tekun-tenun-meriahkan-hut-dekranas\/","title":{"rendered":"Kemendikdasmen tampilkan karya PKW Tekun Tenun meriahkan HUT Dekranas"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Jakarta, <\/span><\/span><strong><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">TitikNalar<\/span><\/span><\/strong><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"> &#8211; Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (Ditjen Pendidikan Vokasi PKPLK) Kemendikdasmen menampilkan praktik baik Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tekun Tenun dalam perayaan HUT Ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas).<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Vokasi PKPLK Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin menjelaskan Program PKW Tekun Tenun merupakan program prioritas dari Direktorat Kursus dan Pelatihan dalam rangka melahirkan para wirausaha muda melalui pengembangan keahlian kerajinan tangan dan pelestarian kekayaan budaya di daerah.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">\u201cKami ingin menunjukkan bahwa praktik baik program PKW Tekun Tenun memberikan dampak tidak hanya secara ekonomi bagi pesertanya, tetapi juga bentuk dukungan pendidikan vokasi dalam upaya pelestarian kekayaan wastra nusantara,\u201d kata Dirjen Pendidikan Vokasi PKPLK Kemendikdasmen Tatang dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Kamis.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Ia menyebutkan program tersebut telah dilaksanakan sejak tahun 2020 dengan menggandeng Dekranas dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda).<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Kehadiran hasil karya program PKW Tekun Tenun tersebut, lanjutnya, sekaligus menunjukkan dukungan nyata dalam pengembangan industri kreatif nasional dan regenerasi perajin Indonesia.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Adapun produk yang ditampilkan merupakan hasil karya para alumni program PKW Tekun Tenun yang selama ini telah banyak dipasarkan melalui Dekranas dan Dekranasda.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Beberapa di antara karya tersebut adalah aneka kain tenun, seperti Tenun Gebeng, Tais Sotis dan Tais Buna, Songket Manggarai, Tenun Aceh, serta berbagai produk kerajinan tangan yang dibuat dari kain-kain tradisional tersebut.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Menurut Tatang, jumlah perajin di sejumlah daerah di Indonesia terus berkurang. Tidak banyak anak muda yang mau terjun ke dunia kerajinan tenun.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">\u201cMelalui program PKW Tekun Tenun kami terus mendorong regenerasi perajin yang kami harapkan bisa menjadi pelaku usaha kerajinan di daerah dan mendukung pengembangan,\u201d tambah Tatang.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Hingga saat ini, program tersebut telah melahirkan lebih dari 5.500 perajin.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Pada tahun ini, katanya, program serupa akan menyasar lebih dari 100 peserta yang merupakan anak usia sekolah yang tidak sekolah (ATS) di Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Banten, dan lain sebagainya.<\/span><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Sumber : ANTARA, 10 Juli 2025, https:\/\/m.antaranews.com\/berita\/4957165\/kemendikdasmen-tampilkan-karya-pkw-tekun-tenun-meriahkan-hut-dekranas?utm_source=antaranews&amp;utm_medium=mobile&amp;utm_campaign=latest_category<\/span><\/span><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, TitikNalar &#8211; Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (Ditjen Pendidikan Vokasi PKPLK) Kemendikdasmen menampilkan praktik baik Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tekun Tenun dalam perayaan HUT Ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas). Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Vokasi PKPLK Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin menjelaskan Program PKW Tekun Tenun merupakan program prioritas dari Direktorat Kursus dan Pelatihan dalam rangka melahirkan para wirausaha muda melalui pengembangan keahlian kerajinan tangan dan pelestarian kekayaan budaya di daerah. \u201cKami ingin menunjukkan bahwa praktik baik program PKW Tekun Tenun memberikan dampak tidak hanya secara ekonomi bagi pesertanya, tetapi juga bentuk dukungan pendidikan vokasi dalam upaya pelestarian kekayaan wastra nusantara,\u201d kata Dirjen Pendidikan Vokasi PKPLK Kemendikdasmen Tatang dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Kamis. Ia menyebutkan program tersebut telah dilaksanakan sejak tahun 2020 dengan menggandeng Dekranas dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda). Kehadiran hasil karya program PKW Tekun Tenun tersebut, lanjutnya, sekaligus menunjukkan dukungan nyata dalam pengembangan industri kreatif nasional dan regenerasi perajin Indonesia. Adapun produk yang ditampilkan merupakan hasil karya para alumni program PKW Tekun Tenun yang selama ini telah banyak dipasarkan melalui Dekranas dan Dekranasda. Beberapa di antara karya tersebut adalah aneka kain tenun, seperti Tenun Gebeng, Tais Sotis dan Tais Buna, Songket Manggarai, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1523,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-1522","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1522","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1522"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1522\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1525,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1522\/revisions\/1525"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1523"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1522"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1522"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1522"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}