{"id":2341,"date":"2026-05-13T03:11:18","date_gmt":"2026-05-13T03:11:18","guid":{"rendered":"https:\/\/titiknalar.com\/?p=2341"},"modified":"2026-05-13T03:17:49","modified_gmt":"2026-05-13T03:17:49","slug":"berawal-dari-tuduhan-pencurian-sawit-gatili-lase-nyaris-dibawa-paksa-belasan-orang-ke-bangkinang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/2026\/05\/13\/berawal-dari-tuduhan-pencurian-sawit-gatili-lase-nyaris-dibawa-paksa-belasan-orang-ke-bangkinang\/","title":{"rendered":"Berawal dari Tuduhan Pencurian Sawit, Gatili Lase Nyaris Dibawa Paksa Belasan Orang ke Bangkinang"},"content":{"rendered":"<p><strong><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\">KAMPAR, TitikNalar.com<\/span><\/span><\/strong><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\"> &#8211; Suasana di Desa Sekijang, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar mendadak mencekam pada Senin (11\/5\/2026). Seorang warga bernama Gatili Lase diduga menjadi korban pengambilan paksa oleh sekelompok pria saat berada di kebun sawit milik Roni Saing.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\">Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB ini bermula ketika kurang lebih 15 pria datang menggunakan sejumlah mobil. Rombongan tersebut mendatangi korban dan dua rekannya dengan dalih ingin membawa mereka ke Polres Kampar atas tuduhan pencurian buah sawit.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\">\u201cSaya bingung dan merasa stres karena mereka datang ramai-ramai tanpa menunjukkan surat resmi atau penjelasan yang jelas,\u201d ungkap Gatili Lase dalam laporan pengaduannya.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\">Situasi semakin tegang ketika salah satu rekan korban dipaksa naik ke dalam mobil. Sementara itu, korban lainnya diperintahkan mengendarai sepeda motor di bawah pengawalan ketat rombongan tersebut menuju ke arah Bangkinang. Gatili mengaku sempat melakukan penolakan karena merasa terintimidasi oleh jumlah massa yang banyak.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\">Aksi dugaan penjemputan paksa ini berhasil digagalkan setelah iring-iringan kendaraan tersebut berpapasan dengan personel patroli Polsek Tapung Hilir yang sedang melintas. Curiga dengan gerak-gerik rombongan, polisi segera menghentikan kendaraan tersebut.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\">Pada saat itulah, korban langsung melaporkan bahwa dirinya sedang dibawa paksa dan merasa keberatan atas perlakuan teman tersebut. Intervensi kepolisian ini pun seketika menarik perhatian warga sekitar yang mengekstrak prosedur pengambilan yang dilakukan secara massal hingga memicu ketakutan.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\">Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kronologi lengkap peristiwa tersebut, termasuk kebenaran adanya laporan pencurian sawit yang menjadi dasar tindakan rombongan pria tersebut. Sementara itu, pihak terlapor belum memberikan keterangan resmi terkait pengaduan yang dilayangkan korban.<\/span><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KAMPAR, TitikNalar.com &#8211; Suasana di Desa Sekijang, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar mendadak mencekam pada Senin (11\/5\/2026). Seorang warga bernama Gatili Lase diduga menjadi korban pengambilan paksa oleh sekelompok pria saat berada di kebun sawit milik Roni Saing. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB ini bermula ketika kurang lebih 15 pria datang menggunakan sejumlah mobil. Rombongan tersebut mendatangi korban dan dua rekannya dengan dalih ingin membawa mereka ke Polres Kampar atas tuduhan pencurian buah sawit. \u201cSaya bingung dan merasa stres karena mereka datang ramai-ramai tanpa menunjukkan surat resmi atau penjelasan yang jelas,\u201d ungkap Gatili Lase dalam laporan pengaduannya. Situasi semakin tegang ketika salah satu rekan korban dipaksa naik ke dalam mobil. Sementara itu, korban lainnya diperintahkan mengendarai sepeda motor di bawah pengawalan ketat rombongan tersebut menuju ke arah Bangkinang. Gatili mengaku sempat melakukan penolakan karena merasa terintimidasi oleh jumlah massa yang banyak. Aksi dugaan penjemputan paksa ini berhasil digagalkan setelah iring-iringan kendaraan tersebut berpapasan dengan personel patroli Polsek Tapung Hilir yang sedang melintas. Curiga dengan gerak-gerik rombongan, polisi segera menghentikan kendaraan tersebut. Pada saat itulah, korban langsung melaporkan bahwa dirinya sedang dibawa paksa dan merasa keberatan atas perlakuan teman tersebut. Intervensi kepolisian ini pun seketika menarik perhatian warga sekitar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2344,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,14],"tags":[],"class_list":["post-2341","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-daerah","category-kampar"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2341","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2341"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2341\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2345,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2341\/revisions\/2345"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2344"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2341"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2341"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2341"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}