{"id":2454,"date":"2026-08-25T06:45:10","date_gmt":"2026-08-25T06:45:10","guid":{"rendered":"https:\/\/titiknalar.com\/?p=2454"},"modified":"2026-08-25T06:45:10","modified_gmt":"2026-08-25T06:45:10","slug":"kampar-dikepung-asap-sekolah-muhammadiyah-buka-opsi-belajar-daring-jika-ispu-tidak-sehat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/2026\/08\/25\/kampar-dikepung-asap-sekolah-muhammadiyah-buka-opsi-belajar-daring-jika-ispu-tidak-sehat\/","title":{"rendered":"Kampar Dikepung Asap, Sekolah Muhammadiyah Buka Opsi Belajar Daring Jika ISPU Tidak Sehat"},"content":{"rendered":"<p><strong><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\">BANGKINANG, titiknalar.com &#8211;<\/span><\/span><\/strong><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\"> Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan NonFormal (Dikdasmen &amp; PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kampar secara resmi menerbitkan surat edaran nomor 025\/EDR\/III.4\/F\/2026. Langkah darurat ini diambil sebagai respon atas suhu panas ekstrem dan meningkatnya ancaman kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Kampar, Riau dan sekitarnya.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\">Melalui pendidikan tersebut, seluruh Kepala Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah se-Kabupaten Kampar diinstruksikan untuk memperketat protokol kesehatan serta keselamatan bagi seluruh peserta didik maupun tenaga pendidik.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\">Ketua Majelis Dikdasmen &amp; PNF Muhammadiyah Kampar, Zarlis, S.Pd, M.Si didampingi Sekretaris Taufiq Wahyudisyah, S.Pd, M.Si menegaskan bahwa langkah antisipatif ini bersifat wajib demi menjaga kelancaran proses pembelajaran di tengah memburuknya kualitas lingkungan.<\/span><\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-2457\" src=\"https:\/\/titiknalar.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260826_133806-200x300.jpg\" alt=\"\" width=\"200\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/titiknalar.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260826_133806-200x300.jpg 200w, https:\/\/titiknalar.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260826_133806-681x1024.jpg 681w, https:\/\/titiknalar.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260826_133806.jpg 720w\" sizes=\"auto, (max-width: 200px) 100vw, 200px\" \/><\/p>\n<p><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\">&#8220;Menyikapi perkembangan kondisi cuaca panas ekstrem dan ancaman bencana kabut asap, kami menyampaikan instruksi demi menjaga kesehatan dan keselamatan warga sekolah,&#8221; tulis Zarlis dalam edaran resminya yang diterima redaksi.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\">Dalam surat edaran tersebut, terdapat beberapa poin instruksi krusial yang harus segera diimplementasikan oleh pihak manajemen sekolah:<\/span><\/span><\/p>\n<p><strong><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\">Protokol Pelindung Diri: <\/span><\/span><\/strong><\/p>\n<p><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\">Mewajibkan seluruh siswa, guru, dan staf kependidikan mengenakan masker medis atau N95 selama beraktivitas di sekolah. Siswa juga diimbau membawa persediaan air minum yang cukup dari rumah untuk mencegah dehidrasi.<\/span><\/span><\/p>\n<p><strong><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\">Penghentian Kegiatan Fisik: <\/span><\/span><\/strong><\/p>\n<p><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\">Menyetop sementara seluruh aktivitas di luar ruangan (outdoor) seperti jam olahraga, upacara bendera, serta kegiatan ekstrakurikuler hingga kondisi kualitas udara membaik.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\"><strong>Hemat Energi dan Lingkungan:<\/strong> Menginstruksikan sekolah melakukan efisiensi penggunaan udara dan listrik, serta menyiram tanaman di pot atau taman sekolah secara rutin guna menekan dampak kekeringan.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\">Selain membatasi aktivitas fisik, Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Kampar juga memberikan kewenangan penuh kepada para kepala sekolah untuk mengambil tindakan darurat jika situasi di lapangan terus memburuk.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\">Pihak sekolah diperbolehkan melakukan penyesuaian jam belajar, mempercepat waktu kepulangan, hingga merumahkan siswa melalui skema Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ\/Daring). Langkah ini dapat diambil apabila Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) atau ketebalan kabut asap setempat sudah menyentuh level &#8216;Tidak Sehat&#8217; atau &#8216;Sangat Tidak Sehat&#8217;.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\"><span dir=\"auto\" style=\"vertical-align: inherit;\">Meski demikian, pihak sekolah diwajibkan untuk tetap berkoordinasi secara berkala dengan Majelis Dikdasmen &amp; PNF PD Muhammadiyah Kampar sebelum memutuskan untuk mengalihkan metode KBM tersebut ke sistem yang berani. Langkah taktis ini diharapkan mampu meminimalkan risiko gangguan pernapasan (ISPA) pada anak-anak di tengah situasi cuaca ekstrem di Riau.<\/span><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANGKINANG, titiknalar.com &#8211; Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan NonFormal (Dikdasmen &amp; PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kampar secara resmi menerbitkan surat edaran nomor 025\/EDR\/III.4\/F\/2026. Langkah darurat ini diambil sebagai respon atas suhu panas ekstrem dan meningkatnya ancaman kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Kampar, Riau dan sekitarnya. Melalui pendidikan tersebut, seluruh Kepala Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah se-Kabupaten Kampar diinstruksikan untuk memperketat protokol kesehatan serta keselamatan bagi seluruh peserta didik maupun tenaga pendidik. Ketua Majelis Dikdasmen &amp; PNF Muhammadiyah Kampar, Zarlis, S.Pd, M.Si didampingi Sekretaris Taufiq Wahyudisyah, S.Pd, M.Si menegaskan bahwa langkah antisipatif ini bersifat wajib demi menjaga kelancaran proses pembelajaran di tengah memburuknya kualitas lingkungan. &#8220;Menyikapi perkembangan kondisi cuaca panas ekstrem dan ancaman bencana kabut asap, kami menyampaikan instruksi demi menjaga kesehatan dan keselamatan warga sekolah,&#8221; tulis Zarlis dalam edaran resminya yang diterima redaksi. Dalam surat edaran tersebut, terdapat beberapa poin instruksi krusial yang harus segera diimplementasikan oleh pihak manajemen sekolah: Protokol Pelindung Diri: Mewajibkan seluruh siswa, guru, dan staf kependidikan mengenakan masker medis atau N95 selama beraktivitas di sekolah. Siswa juga diimbau membawa persediaan air minum yang cukup dari rumah untuk mencegah dehidrasi. Penghentian Kegiatan Fisik: Menyetop sementara seluruh aktivitas di luar ruangan (outdoor) seperti jam olahraga, upacara bendera, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2455,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,14],"tags":[],"class_list":["post-2454","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-daerah","category-kampar"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2454","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2454"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2454\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2458,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2454\/revisions\/2458"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2455"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2454"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2454"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2454"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}