{"id":428,"date":"2025-05-04T10:52:43","date_gmt":"2025-05-04T10:52:43","guid":{"rendered":"https:\/\/titiknalar.com\/?p=428"},"modified":"2025-05-04T11:05:13","modified_gmt":"2025-05-04T11:05:13","slug":"diduga-korban-tenggelam-mayat-tanpa-identitas-ditemukan-di-sungai-tibun-polres-kampar-himbau-masyarakat-segera-lapor-jika-ada-keluarga-hilang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/2025\/05\/04\/diduga-korban-tenggelam-mayat-tanpa-identitas-ditemukan-di-sungai-tibun-polres-kampar-himbau-masyarakat-segera-lapor-jika-ada-keluarga-hilang\/","title":{"rendered":"Diduga Korban Tenggelam, Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Tibun, Polres Kampar Himbau Masyarakat Segera Lapor Jika Ada Keluarga Hilang"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Kampar, <\/span><\/span><strong><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">TitikNalar<\/span><\/span><\/strong><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"> &#8211; Warga Desa Koto Tibun, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki tanpa identitas di aliran Sungai Tibun pada Minggu (4\/5\/2025) sekira pukul 10.30 WIB. Mayat korban, yang diduga meninggal akibat tenggelam, ditemukan dalam kondisi membengkak di bagian badan dan kaki, dengan wajah yang sudah tinggal tengkorak.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Kapolres Kampar, AKBP Mirhadi M melalui Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Gian Wiatma Jonimandala, menjelaskan bahwa mayat pria tersebut ditemukan dalam posisi terlentang, dengan badan menghitam dan mengembang. \u201cTidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dugaan sementara, korban meninggal akibat tenggelam,\u201d ujar Kasat.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Saat ditemukan, korban mengenakan baju T-shirt kaos warna hitam, celana panjang sobek warna abu-abu, celana dalam, dan di seputaran selangkangan badan sudah mulai berulat. \u201cKorban langsung kita bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk dilakukan otopsi dan identifikasi lebih lanjut,\u201d tambah Kasat.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Berdasarkan keterangan warga sekitar, korban diduga bukan warga setempat. \u201cKarena warga sekitar tidak ada yang merasa kehilangan anggota keluarganya. Diduga korban merupakan orang luar yang sedang melakukan aktivitas memancing di areal penemuan mayat tersebut,\u201d terang AKP Gian.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Kronologis penemuan mayat bermula pada Sabtu (3\/5\/2025) sekira pukul 16.30 WIB, ketika Herlina Wati sedang mencuci pakaian di Sungai Tibun. \u201cHerlina mencium aroma bangkai, ia pun mencari sumber bau tersebut dan saat melihat dari kejauhan, melihat bangkai yang dikira bangkai binatang,\u201d kata Kasat.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Karena hari sudah gelap, Herlina pun pulang dan memberitahukan kepada Masnur dan Abdi. \u201cKeesokan harinya, Minggu (4\/5\/2025) sekira pukul 10.00 WIB, Herlina kembali melihat bangkai tersebut dan menyadari bahwa itu adalah bangkai manusia,\u201d ujar Kasat.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Herlina langsung pulang ke rumah untuk memberitahukan hal tersebut kepada Masnur dan Abdi, serta kepada Kades, Kadus, dan warga Desa Koto Tibun. Selanjutnya Kades Koto Tibun, Hasbirullah, menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Koto Tibun, AIPTU Afri Rahman, dan pihak Polsek Kampar.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Polsek Kampar yang dipimpin oleh Kapolsek Kampar yang diwakili oleh Kanit Reskrim IPDA Mashudi, tiba di lokasi dan mengamankan lokasi kejadian. Mereka kemudian menghubungi pihak Inafis Polres Kampar untuk melakukan identifikasi terhadap mayat tersebut.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">\u201cKemudian korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan otopsi dengan menggunakan ambulans Puskesmas Air Tiris. Sebelum di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara dilakukan Doa untuk Mayat Mr.X tersebut,\u201d pungkas Kasat Reskrim AKP Gian.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Polres Kampar menghimbau masyarakat yang memiliki keluarga yang hilang agar segera melapor ke Polres Kampar untuk membantu proses identifikasi.<\/span><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kampar, TitikNalar &#8211; Warga Desa Koto Tibun, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki tanpa identitas di aliran Sungai Tibun pada Minggu (4\/5\/2025) sekira pukul 10.30 WIB. Mayat korban, yang diduga meninggal akibat tenggelam, ditemukan dalam kondisi membengkak di bagian badan dan kaki, dengan wajah yang sudah tinggal tengkorak. Kapolres Kampar, AKBP Mirhadi M melalui Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Gian Wiatma Jonimandala, menjelaskan bahwa mayat pria tersebut ditemukan dalam posisi terlentang, dengan badan menghitam dan mengembang. \u201cTidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dugaan sementara, korban meninggal akibat tenggelam,\u201d ujar Kasat. Saat ditemukan, korban mengenakan baju T-shirt kaos warna hitam, celana panjang sobek warna abu-abu, celana dalam, dan di seputaran selangkangan badan sudah mulai berulat. \u201cKorban langsung kita bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk dilakukan otopsi dan identifikasi lebih lanjut,\u201d tambah Kasat. Berdasarkan keterangan warga sekitar, korban diduga bukan warga setempat. \u201cKarena warga sekitar tidak ada yang merasa kehilangan anggota keluarganya. Diduga korban merupakan orang luar yang sedang melakukan aktivitas memancing di areal penemuan mayat tersebut,\u201d terang AKP Gian. Kronologis penemuan mayat bermula pada Sabtu (3\/5\/2025) sekira pukul 16.30 WIB, ketika Herlina Wati sedang mencuci pakaian di Sungai Tibun. \u201cHerlina mencium aroma bangkai, ia pun mencari sumber bau tersebut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":429,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,14],"tags":[],"class_list":["post-428","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-daerah","category-kampar"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/428","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=428"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/428\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":438,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/428\/revisions\/438"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/429"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=428"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=428"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=428"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}