{"id":901,"date":"2025-05-27T09:50:49","date_gmt":"2025-05-27T09:50:49","guid":{"rendered":"https:\/\/titiknalar.com\/?p=901"},"modified":"2025-05-31T13:05:24","modified_gmt":"2025-05-31T13:05:24","slug":"mensos-tinjau-lokasi-penyelenggaraan-sekolah-rakyat-di-pekanbaru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/2025\/05\/27\/mensos-tinjau-lokasi-penyelenggaraan-sekolah-rakyat-di-pekanbaru\/","title":{"rendered":"Mensos tinjau lokasi penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Pekanbaru"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Pekanbaru, <\/span><\/span><strong><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">TitikNalar<\/span><\/span><\/strong><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"> &#8211; Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf meninjau salah satu gedung yang renovasi sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan Sekolah Rakyat yakni Sentra Abiseka, Jalan Sekolah, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Selasa.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">\u201cIni salah satu dari 100 gedung yang dihancurkan dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat tahun ini. Kita berjuang bersama gubernur, bupati, walikota, serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat agar sekolah ini bisa berjalan sesuai kondisi masing-masing gedung,\u201d kata Mensos Saifullah Yusuf.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Mensos mengatakan 100 Sekolah Rakyat yang ditargetkan dapat menampung hingga 10 ribu siswa dari keluarga miskin di seluruh Indonesia.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Setiap titik, selanjutnya, dirancang untuk menampung rata-rata seribu siswa dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan sistem pembelajaran berbasis teman belajar sebanyak 25 siswa per kelas.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Mensos Menyebutkan tahap awal akan dimulai pada Juli 2025, dengan target dua teman belajar per sekolah, dan mendorong ditingkatkan hingga empat teman belajar. Kurikulum Satgas dan tim rekrutmen guru juga telah dibentuk dan kini tengah berproses.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Dalam kesempatan tersebut, Mensos mengapresiasi dukungan Gubernur Riau Abdul Wahid yang menyediakan lahan sesuai prototipe yang telah disetujui Presiden Prabowo Subianto, termasuk memanfaatkan asrama haji untuk mendukung kegiatan belajar mengajar Sekolah Rakyat.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">\u201cSaya berterima kasih kepada Gubernur Riau yang berpartisipasi aktif. Selain menyediakan lahan, asrama haji juga akan dimanfaatkan sebagai bagian dari program ini,\u201d kata Mensos.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Menurutnya, Program Sekolah Rakyat melibatkan banyak kementerian, termasuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk kurikulum dan guru, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk sarana infrastruktur, serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Sekretariat Negara (Sesneg) untuk penyusunan regulasi dan perda.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Program ini merupakan Arahan langsung Presiden Prabowo, kata dia, sebagai bentuk komitmen negara untuk memuliakan keluarga miskin melalui pendidikan.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Sementara itu, untuk proses seleksi siswa, Mensos menekankan pentingnya verifikasi oleh tiga pihak, yakni pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kemensos, Dinas Sosial kabupaten\/kota, dan Badan Pusat Statistik (BPS).<\/span><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Sumber : ANTARA, 27 Mei 2025, https:\/\/m.antaranews.com\/berita\/4861861\/mensos-tinjau-lokasi-penyelenggaraan-sekolah-rakyat-di-pekanbaru?utm_source=antaranews&amp;utm_medium=mobile&amp;utm_campaign=latest_home<\/span><\/span><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pekanbaru, TitikNalar &#8211; Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf meninjau salah satu gedung yang renovasi sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan Sekolah Rakyat yakni Sentra Abiseka, Jalan Sekolah, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Selasa. \u201cIni salah satu dari 100 gedung yang dihancurkan dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat tahun ini. Kita berjuang bersama gubernur, bupati, walikota, serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat agar sekolah ini bisa berjalan sesuai kondisi masing-masing gedung,\u201d kata Mensos Saifullah Yusuf. Mensos mengatakan 100 Sekolah Rakyat yang ditargetkan dapat menampung hingga 10 ribu siswa dari keluarga miskin di seluruh Indonesia. Setiap titik, selanjutnya, dirancang untuk menampung rata-rata seribu siswa dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan sistem pembelajaran berbasis teman belajar sebanyak 25 siswa per kelas. Mensos Menyebutkan tahap awal akan dimulai pada Juli 2025, dengan target dua teman belajar per sekolah, dan mendorong ditingkatkan hingga empat teman belajar. Kurikulum Satgas dan tim rekrutmen guru juga telah dibentuk dan kini tengah berproses. Dalam kesempatan tersebut, Mensos mengapresiasi dukungan Gubernur Riau Abdul Wahid yang menyediakan lahan sesuai prototipe yang telah disetujui Presiden Prabowo Subianto, termasuk memanfaatkan asrama haji untuk mendukung kegiatan belajar mengajar Sekolah Rakyat. \u201cSaya berterima kasih kepada Gubernur Riau yang berpartisipasi aktif. Selain menyediakan lahan, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":990,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-901","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/901","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=901"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/901\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":991,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/901\/revisions\/991"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/990"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=901"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=901"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/titiknalar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=901"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}