
Bangkinang Kota, Titiknalar – SMA Muhammadiyah Bangkinang tidak main-main dalam urusan lingkungan. Secara resmi, sekolah ini meluncurkan program yang bertujuan “Sirkular School”, sebuah gerakan sekolah berkelanjutan yang mewajibkan warga seluruh sekolah dari siswa hingga kepala sekolah untuk berpartisipasi aktif dalam pengelolaan limbah mereka sendiri. Dimulai penuh pada tahun 2025, inisiatif ini menjadi prioritas utama untuk mentransformasi lingkungan sekolah menjadi lebih bersih, hijau, dan sadar ekologis.
Program ini mencakup berbagai aksi nyata, mengubah daun kering menjadi kompos berharga, memilah botol plastik untuk diolah kembali menjadi biji plastik, hingga menyulap minyak jelantah menjadi produk bernilai guna. Bahkan teknologi panel surya mulai diperkenalkan sebagai sumber energi bersih.

Melalui langkah strategi ini, SMA Muhammadiyah bertujuan menjadi sekolah percontohan yang mandiri dan berkelanjutan, membangun budaya hijau yang bertahan jangka panjang.
Setiap botol plastik akan dipilah untuk menjadi biji plastik, daun kering diubah menjadi kompos, dan minyak jelantah tidak lagi terbuang percuma, melainkan diolah menjadi produk bermanfaat. Sekolah juga mulai mengadopsi panel surya sebagai sumber energi bersih. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan menciptakan sekolah percontohan yang mandiri, tetapi juga menanamkan budaya hijau yang kuat di kalangan generasi
si muda.
No Comments