
KAMPAR, titiknalar.com – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar menggelar Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP tahun 2026 berbasis komputer. Ujian ini mulai dilaksanakan sejak Senin (6/4/2026).
Pelaksanaan TKA menggunakan laptop yang terhubung ke server pusat, baik secara online maupun semi-online. Ujian ini diikuti siswa kelas IX di Kabupaten Kampar.
Plt Kepala Disdikpora Kampar, Helmi, mengatakan TKA tidak hanya bertujuan mengukur kemampuan akademik siswa, tetapi juga membentuk karakter.
“TKA ini bukan hanya soal hasil, tapi bagaimana siswa mengerjakan soal dengan jujur dan bertanggung jawab,” kata Helmi.
Ia menjelaskan, TKA juga dirancang untuk mengukur kemampuan literasi dan numerasi, seperti memahami bacaan, berpikir kritis, hingga kemampuan berhitung.
Secara teknis, pelaksanaan TKA dibagi dalam empat gelombang. Setiap gelombang berlangsung selama dua hari, sehingga total pelaksanaan mencapai delapan hari.
Hasil TKA nantinya akan menjadi salah satu referensi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2026, khususnya jalur prestasi.
Meski begitu, TKA tidak menjadi penentu kelulusan siswa.
“TKA bersifat opsional dan tidak menentukan kelulusan. Kelulusan tetap ditentukan oleh sekolah,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Kurikulum Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora Kampar, Fadli, menyebut dalam satu hari terdapat empat sesi ujian.
Mulai dari sesi pagi hingga pukul 09.00 WIB, dilanjutkan pukul 09.00-12.00 WIB, pukul 13.00-15.00 WIB, hingga sesi sore hari.
Namun, jumlah sesi tiap sekolah berbeda-beda, tergantung jumlah siswa dan ketersediaan perangkat.
“TKA tahun ini merupakan integrasi dari TKA dan ANBK karena menggunakan sistem yang sama,” kata Fadli.
Adapun mata pelajaran yang diujikan meliputi Bahasa Indonesia dan Matematika, yang mencakup aspek literasi dan numerasi.
Nantinya, siswa akan mendapatkan sertifikat TKA dari sistem pusat sebagai nilai tambah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
No Comments