
Kampar, titiknalar.com – Kegiatan halal bihalal yang digelar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan XIII Koto Kampar berlangsung penuh kehangatan di Masjid Al-Hijriyah, Desa Koto Masjid, Rabu (15/4/2026).
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga bentuk penghargaan kepada para guru yang telah mengabdikan diri di dunia pendidikan, khususnya yang telah memasuki masa purna tugas.
Ketua PGRI Kecamatan XIII Koto Kampar, Dr. Dasril Amali, menyampaikan bahwa halal bihalal merupakan agenda rutin tahunan yang sarat makna.
“Tahun ini ada 11 guru purna tugas yang kami berikan cenderamata sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka,” ujarnya.
Ia menegaskan, tradisi tersebut telah berjalan selama enam tahun sebagai bentuk komitmen PGRI dalam menghargai jasa para pendidik.
Acara ini turut dihadiri Ketua PGRI Kabupaten Kampar, Dr. Misharti, beserta jajaran, serta Plt Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar, Helmi.
Dalam kesempatan itu, Helmi memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai, halal bihalal menjadi momentum penting dalam mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat sinergi antar guru.
“Kegiatan ini sangat positif. Selain mempererat ukhuwah, juga memperkuat soliditas guru dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Kampar,” kata Helmi.
Ia juga secara khusus menyampaikan penghargaan kepada para guru yang telah purna tugas.
Menurutnya, dedikasi para guru menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi yang berkualitas.
“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para guru purna tugas. Pengabdian mereka menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia,” ujarnya.
Tak hanya itu, Helmi turut mendorong para guru yang masih aktif untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme, sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam memajukan sektor pendidikan.
“Guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi bangsa. Karena itu, kami terus mendorong peningkatan kualitas dan inovasi dalam dunia pendidikan,” tutupnya.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah dan insan pendidik dalam membangun pendidikan yang lebih baik.
No Comments