Lewat Pola Kemitraan Koperasi, PT Agrinas Kejar Target Swasembada Pangan & Energi

Titiknalar
23 Aug 2026 11:43
2 minutes reading

ROKAN HULU – PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) resmi meluncurkan pola kemitraan berbasis koperasi di Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, Minggu (23/8/2026). Langkah strategis ini diambil guna memperkuat keterlibatan masyarakat dalam ekosistem perkebunan kelapa sawit sekaligus mendukung program Asta Cita Presiden RI terkait kemandirian pangan dan energi nasional.

Komitmen tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kemitraan dalam acara bertajuk “Tasyakuran Dalam Kebersamaan, Menguatkan Kemitraan, Menjemput Keberkahan”. Selain prosesi legal formal, agenda ini diisi dengan santunan anak yatim, silaturahmi akbar, serta peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Direktur Operasional PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Tuhu Bangun, menyatakan bahwa pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang produktif dan berkelanjutan tidak dapat berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi erat antara korporasi, pemerintah, dan masyarakat lokal.

“Kami ingin pengelolaan perkebunan berjalan produktif dan patuh hukum, dengan tetap memberikan ruang bagi ekonomi masyarakat untuk tumbuh bersama perusahaan. Kerja sama dengan koperasi adalah kunci utama mewujudkan keadilan ekonomi daerah,” ujar Tuhu Bangun yang mewakili jajaran Direksi.

Dorong Kapasitas Koperasi di Sektor Riil

Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Ahmad Zabadi, memberikan dukungan penuh atas inisiatif kemitraan ini. Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat dalam kelembagaan koperasi akan memperkuat struktur ekonomi di tingkat tapak.

“Penguatan peran koperasi di sektor perkebunan seperti ini adalah langkah konkret agar masyarakat tidak sekadar menjadi penonton, melainkan pelaku utama ekonomi daerah. Model kemitraan dengan PT Agrinas ini harus menjadi contoh penguatan kapasitas kelembagaan koperasi,” kata Ahmad Zabadi dalam sambutannya.

Ia menambahkan bahwa sinergi ini menjadi motor penggerak penting dalam menjaga stabilitas pasokan komoditas strategis yang menopang swasembada nasional. “Sektor perkebunan sawit terbukti menjadi pilar krusial baik untuk pangan maupun hilirisasi energi baru terbarukan (EBT). Di sinilah koperasi harus mengambil peran strategis,” tegasnya.

Sinergi Lintas Sektor demi Keberlanjutan

Pengembangan pola kemitraan di Rokan Hulu ini dirancang jangka panjang guna mengoptimalkan produktivitas lahan perkebunan sekaligus membuka lapangan kerja baru. Melalui skema kolaboratif, perusahaan menargetkan terciptanya nilai tambah ekonomi yang langsung dirasakan oleh anggota koperasi sekitar wilayah operasional.

Acara penandatanganan komitmen bersama ini turut dihadiri jajaran Direksi korporasi, antara lain Direktur Hukum I Nyoman Suparta, Direktur Kepatuhan dan Keberlanjutan Nofil Anoverta, serta Direktur Kemitraan dan Plasma Seger Budiarjo.

Turut hadir sebagai saksi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Riau dan Rokan Hulu, tokoh lembaga adat, perwakilan Tani Merdeka Indonesia, serta ratusan masyarakat setempat yang menyambut positif babak baru hilirisasi perkebunan berbasis kerakyatan ini.

 

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *